[Fiksi Iseng] Cemburu Buta

Sesungguhnya aku tak mengerti, setan apa yg menggiringku ke tempat ini, hingga aku harus menyaksikan semuanya di depan mataku.
Aku tak mau kamu melihatku, apalagi dia... Itu sebabnya aku bersembunyi dibalik tirai tipis ini, sangat tipis.. tetapi kalian berdua sama sekali tak menyadari keberadaanku..

Deg..deg.. deg...
Jantungku berdetak kencang... nafasku memburu.. ingin rasanya aku keluar dari balik tirai ini.. dan berharap kalian akan menghentikan perbuatan nista kalian.. Tapi aku tak punya keberanian itu.. Rasa takutku terlalu besar..

Kugigit ujung tirai ini.. kutelan ludah pahitku.. setiap kali mendengar desahan dari bibir manismu..

Oh... Ingin kucabik-cabik dia, lelaki yg sedang bersamamu.. tapi apalah dayaku? aku cuma seekor anjing peliharaan.. yang mencintai majikannya..
:D

Punya Hape, Keren ato Malah Norak?

Teringat akan kejadian beberapa tahun lalu, waktu saya masih bekerja jadi kuli disebuah perusahaan besar di Jakarta..
Kala itu saya baru lulus SMA.. langsung terbang ke Jakarta dan bekerja.. yah, saya si Be Te eL alias Batak Tembak Langsung.. dari desa langsung ke metropolitan...

Terpukau oleh kehidupan kota, kecanggihan teknologinya, dan duit segepok yg sudah ditangan.. Target pertama saya setelah terima gaji pertama harus beli Henpon.. Wajib! Saya juga harus ikutan canggih, seperti temen2 saya.. *welehh...

Setelah punya henpon, ternyata saya bukan semakin canggih, yang ada malah jadi noraks..

Pernah saya meloncat kaget waktu pantat saya tiba-tiba seperti tersengat sesuatu.. ternyata getar henpon yang saya taroh di kantong belakang.. *aih malunyaaaa ngeliat temen2 yg pada ikutan kaget ngeliat saya loncat.. wekekekekek..


Yang paling memalukan adalah waktu dengan gayanya saya "pamer" dihadapan kakak saya, bahwa saya udah punya henpon. Saya belagak lagi terima telpon, ngoceh2 sendiri.. eh tiba2 ada bunyi sms masuk, padahal tuh henpon sedang nempel di kuping saya.. Sontak saya kaget dan ngelempar henpon dari tangan saya..
wkwkwkwk.... kakak saya ngakak setengah mampus ngeliat kelakuan saya... dan saya beneran malu... sumpah!!!



[Cerita Malam] Jangankan Sepuluh Juta, Sepuluh eM-pun Tak Cukup


Sedih!
Tadi sore abis dari rumah sepupunya suami, cuma sekedar silaturahmi. Tetapi ternyata kami (saya dan Jason) dateng di saat yang salah. Kebetulan pas kami dateng lagi ada istrinya dan adik iparnya (perempuan). Mereka lagi ngomongin sesuatu yg sepertinya sudah cerita lama. 
Bagaimana tidak, sudah terlalu sering saya mendengar mereka ngomongin soal IBU nya yg terlalu memihak pada kakak perempuan si abang ini. 

Ceritanya pagi tadi, sebelum kami dateng, ibunya alias maktuanya suamiku dateng kerumah itu dan marah2 karna merasa dicuekin sama anak dan mantunya. Si abang ini ngebentak emaknya.. Jadilah emaknya nangis dan pulanggg sambil menggerutu. "sekalian aja, kalo aku mati kamu ga usah dateng"... eh si abang balik ngejawab "iya, kalo memang itu maumu, akan kupenuhi. Tak akan aku dateng ke rumahmu, bahkan bila kau meninggal" *dohhh... saya sedih banget ngedenger bagian yang ini..

Mungkin itu cuma bahasa emosi, tapi.. layakkah kata-kata itu keluar dari mulut seorang anak pada ibu kandungnya?? Sebesar apakah dosa ibu, hingga kita bisa melupakan puluhan tahun yg ia habiskan untuk membesarkan dan mendidik kita?

"Abang ga boleh gitu, biar gimana pun inang tetap ibu yg melahirkan abang", saya mencoba mengingatkan dia. 
"Ah, sudah terlalu sering dia begitu sama saya. Terlalu sering dia meniadakan yang ada.. Beberapa kali saya bantu dia, tetapi dia tak pernah anggap sudah saya bantu. Kemarin pas kawinan orang adik ini, saya kasih sekian juta.. tetap juga ga dianggap sudah membantu" Katanya..
 Adik iparnya langsung nyamber "Malah dibilang mau dibalikin bang! Jangan dikira gara2 uang sekian juta itu jadi sesuka hatinya ngomong kasar sama saya, gitu ktnya bang" lapor si adik ipar. Makin mendidihlah hati si abang ini..
"Kalo dia mau balikin, coba ajah dibalikin! Apa sanggup dia?? Asal dia tau yah?? dia ganti 1 eM sekalipun sudah tak sebanding dengan nilai uang yang aku kasih kemarin.. krna waktu itu dia lagi butuh uang banget... jadi nilainya jauh lbh tinggi"

Aih... hati saya teriris mendengar ucapan si Abang.. Gilak... apa dia ga pernah pikir, uang puluhan juta bahkan puluhan milyarpun takkan cukup untuk menggantikan darah dan nyawa yang pernah ibunya pertaruhkan untuknya saat melahirkannya? Apa dia ga pernah menyadari uang milayaranpun takkan cukup untuk menggaji harian ibu yang ibu habiskan untuk mengurus dan membesarkannya?? juga air mata yang terjatuh saat mendoakannya...



JANGAN PERNAH BERHITUNG DENGAN IBU..
KARENA KAU TAKKAN BISA MEMBAYARNYA DENGAN UANG..


HANYA CINTA YANG BISA MEMBAYAR CINTA.. BUKAN UANG...


Aku dan Calon Anakku

Hari ini saya sedikit resah..
Hal itu saya tuangkan di apdetan status terbaru saya di fesbuk.. Entahlah.. mungkin saya terlalu berlebihan mengekspresikan semua ini. Mungkin bagi orang lain, khususnya ibu-ibu hamil yang lain hal ini udah biasa.. Bahkan jaman sekarang banyak ibu hamil yang tidak terlalu musingin mau melahirkan secara normal ato cesar. Atau jangan-jangan bila di survey, kebanyakan wanita akan memilih melahirkan secara cesar (terutama yang merasa mampu secara financial) dari pada melahirkan normal, mengingat beratnya perjuangan saat melahirkan normal, panjangnya prosesnya dan betapa sakitnya selama menjalani proses itu.

Saya mungkin termasuk salah satu dari sekian banyak calon ibu yang terlalu kolot, terlalu terpaku pada kodrat bahwa wanita memang harus merasakan sakitnya melahirkan anak, dan terlalu takut untuk tidur di meja operasi dan membiarkan perut saya di belek. Sejak awal saya sudah meniatkan diri untuk melahirkan normal. Saya ingin merasakan perjuangan menjadi ibu, saya ingin merasakan indahnya melahirkan anak dengan momen2 menegangkan itu (yang menurut saya, saat2 seperti itulah, rasa sayang suami ke istri semakin besar karena melihat betapa besar perjuangan sang istri), dan yang terpenting adalah saya ingin mengenang dan membanggakan ibu saya. Kenapa harus dengan cara ini? Ah, biar saya simpan sendiri alasan saya.. Ijinkan saya menyimpannya dalam memory otak saya, dan dalam hati saya sajah..

------------------------------------------------00000000------------------------------------------------
Saat ini usia kandungan saya sudah 37 minggu. Tips2 dan saran2 yang temen2 saya, dokter dan bidan saya, dan juga kakak saya soal cara agar janinnya muter udah saya lakukan, meskipun tidak terlalu baik. Dan hasilnya memang tidak baik.. Bukannya menemukan jalan yang benar, si janin sekarang malah melintang, dan itu membuat semakin tidak memungkinkan untuk dilahirkan secara normal. Resikonya terlalu berat.. sangat berat malah (kata sang dokter). Bila nyungsang masih ada kemungkinan bisa dilahirkan secara normal dan 1 dari 3 kehamilan sungsang yang dilahirkan normal masih bisa selamat, melintang malah bisa dipastikan tidak akan selamat bisa dipaksakan dilahirkan secara normal (masih menurut dokter saya). Karena kondisi ini, maka dokter menganjurkan untuk sectio dan karena plasenta dan janin yang sudah sangat matang, di jadwalkan minggu depan sudah bisa di operasi.

Kalian tau apa perasaan saya??
Sedikit kecewa, sangat cemas, agak2 takut, dan semakin deg-deg'an.
Kecewa karena ternyata impian saya untuk bisa melahirkan secara normal akan terkubur dalam2 saat ini..
Sangat cemas karena saya orangnya gugupan.. dan kata kakak saya, klo kita tegang bisa menggagalkan operasi.. (entah itu karena tekanan darah naik, biusnya malah nggak mempan, dan byk kemungkinan lainnya)
Takut karena saya takut ngeliat darah, takut sm jarum suntik, takut ngeliat meja operasi, dan takut *amit-amit* malpraktik.
dan deg-deg'an nya karena ternyata udah tinggal bentar lagiiii... ga sabarrr pengen ketemu anakkuuuuu...

Untuk itu, saya mohon doa dari temen2 semuanya.. supaya nanti proses operasinya lancar, kondisi kejiwaan saya baik-baik saja, dan tentunya si dia yang sudah kami nanti-nantikan itu sehat lahir bathinnn.. Amiiiiiinnnn!!!....

Nanti akan saya kabar-kabari lagi, so jangan kemana-mana yaaahh..
:D hihihi

[Hamil] Sepanjang Perjalanan Ini

Baiklah.. Semenjak hamil, sangat jarang saya apdet blog ini..
Entahlah.. rasa malas menyelimuti.. Selain itu, saya semakin tidak pandai merangkai kata untuk dituangkan dalam tulisan. Saya pernah beberapa kali nyoba mau nulis sesuatu, tapi berakhir dengan PENGHAPUSAN, karena berbagai hal. Mulai dari adanya unsur curcol, terlalu privasi dan tata bahasa yang tidak menarik.

Duh, tadi mau nulis apaan sih ya?? koq jadi ngalor ngidul ga jelas?
oh iya, HAMIL!
Saat ini usia kandungan saya udah masuk minggu ke 32..
Ga kerasa yah?? tau2 ini perut udah mbuncit ajah.. hakhakhak..
Sepanjang perjalanan kehamilan ini, ada banyak kerikil2 kecil yang menerpa.
Dimulai dari hasil USG di minggu2 ke 7 kehamilan saya, yang katanya posisinya terlalu ke bawah, dan saya disarankan untuk tidak terlalu capek.. Jangan berdiri terlalu lama, jangan angkat yang berat2 dan sebagainya. Yang konon kata Pak dokter, klo dipaksain, takutnya janinnya jatoh sendiri.. karena posisinya terlalu deket jalan lahir *upsss..

Saran dokter saya ikuti..
saya mulai mengurangi kegiatan.. Saya minta semacam cuti dari tempat saya Les Salon. saya juga nggak memaksakan diri melakukan ini itu sendiri. Saya bener2 ingin janin saya baik2 saja *semua juga gitu kali yaaahhh???

Sebulan kemudian, saya kembali ke dokter.. dan lagi2 hasilnya mbikin ketar-ketir..
Katanya, ada kista tumbuh berdampingan dengan janin. Ukurannya lumayan.. 5,8 *entah mm ato cm, saya lupa
Kembali saya dapat pantangan. Makan kacang2an, toge dan sejenisnya, sebaiknya jangan dulu. Tapi dokter bilang sih, kemungkinan besar ini bakal ilang sendiri. Jadi ibu jangan terlalu khawatir, ktanya.

Jadwal ke dokter ketemu lagi di bulan ke empat kandungan saya.. dan Thanks God, hasilnya si kista mengecil.. ukurannya menjadi 4 *lagi2 saya ga tau satuannya
dan dibulan berikutnya, bener2 ga ada.. kata dokter! So, thats a good news for my lil fam.
hebat!.. Tuhan bener2 dengar dan jawab doa saya dan suami.

Senin lalu, jadwal saya ketemu dokter lagi.. USG lagi.
tapi krna berhubung si dokter saya yang biasa sedang ada pasien yang mau cesar, jadi saya mau-mau aja diperiksa oleh Dsog lain. Hasilnya, janin saya sungsang. Saya disarankan untuk dateng laggi 2 minggu kemudian. Klo ternyata 2 minggu lagi si dd ga muter ke posisi yg bener, nanti dikasih terapi or senam utk membantu dia muter ktnya.Oh iya, satu lg.. kesimpulan si dokter, janin saya 2,4 kg dan saya disarankan byk makan, krna janinnya kecil. selainnya, semua baik-baik saja. Thanks God.

Saran dokter bener2 saya lakuin. Saya bolak balik makan selama berhari-hari. tappiiii... kemaren iseng2 saya surfing info soal BB ibu hamil, dan janin. Ternyata oh ternyata.. usia 31 minggu itu, berat janin masih antara 1,5 - 1,7 kg..
nah lo?? jadi klo ternyata janin saya beneran 2,4kg, berartiiii... gede bangettt dong??
SAYA MAU LAHIRAN NORMALLLLL LOOOHH... *klo Tuhan ijinkan
bagaimana ini??
dokternya yang salah, apa memang segitu adanya??

ah.. whateverlah..
Tuhan yang menjaga dan memberikan jalan deh..
Mudah2an ibu dan bayinya sehat hingga persalinan..
Doakan kami yaahhh temen2..

Selamat berhari 10-10-10
http://www.emocutez.com

Aku Bangga

Kau tau?
Meski bukan seorang dosen ataupun pegawai pemerintahan, aku bangga mengakui dia sebagai ibuku

Kau tau?
Meski tak pernah tau cara mengajarkanku bagaimana berdoa yang baik,
tapi aku bangga mengakui dia ibuku

Kau tau?
Meski dia hanya mampu menyekolahkanku hingga SMA,
namun, aku sangat bangga mengakui dia ibuku

Kau tau?
Meski dia hanya seorang tukang mie keliling,
sesungguhnya... aku sangat bangga memiliki dia..

dia IBUKU!!!

*ditengah derai airmata kerinduan, untuk ibu. Aku merindukanmu, Ibu!!!

Kamu Perlu Tau

aku bahkan tak ingat kamu siapa!

berhentilah membayangiku!
aku lelah dengan tingkahmu...

mengertilah..
ada hati yang selalu berusaha 'bijak'
meski cemburu nyaris menghanguskan akal sehatnya..

apa yang kau tunggu?
tamparan keras dari tangan lembutku??
atau teguran pendek namun menusuk dari dia, lelakiku?

ketahuilah..
sampai hari ini..
aku bahkan tak ingat, kamu siapa..

kamu tak sepenting itu!

Cahaya Hati Boneth Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino