Tampilkan postingan dengan label Tentang Berbagi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Berbagi. Tampilkan semua postingan

Setitik Haru dari Padang

Hari ini, ada setitik rasa haru dari padang dibawa oleh PakDe Deckry Hartana. Kabar dari beliau saya dptkan melalui milis BloodForLife, dan sukses membuat dada saya terasa sesak. Saya terharu dan pengen nangis rasanya. Sungguh cerita yang luar biasa. Ndak bisa saya bayangkan bila saya yang ada di kondisi tersebut. Dan yang paling membahagiakan, tangan Tuhan ternyata tak henti menjagai dan menjamah beliau ini. ah.. bahagianya..
Meski kita tak melupakan saudara2 kita yang lain yg sudah ratusan bahkan mungkin ribuan yang menjadi korban Gempa Di Sumbar akhir September lalu.

Inilah isi berita baik dari Pakde van DEKROY yang menjawab kekhawatiran temen2 di BFL tentang kondisinya yg beberapa waktu sblm kejadian sedang liburan di kota Padang.
Alhamdulillah kami sekeluarga selamat. Terimakasih untuk kesetiaan, kedekatan dan cinta yang temen2 jalin di BFL. 30 September 09 saya berada di Kota Padang. Menikmati Keindahan alamnya nan elok. Photo2 semua penjuru padang. Kegiatan ini saya lakukan satu hari penuh. Saat gempa kami sudah berada di Rumah di Komplek Pulomas Andalas. Saat Gempa itulah suasana kepanikan luar biasa. Yang ingat hanya lari dari rumah sambil berdzikir. Karena rumahnya berpagar dan goncangannya cukup kencang. saya nggak bisa menyeimbangkan kondisi badan karena gerakan gempa yang zigzag. Kencang sekali. hingga saya terlempar ke samping mobil. Saya pegang mobil, mobil nampaknya mau terbalik. Saya lari lagi sampai tersungkur di samping got. Hanya lecet sedikit koq, nggak sampai kekurangan darah, he he hehe. Sekarang Tinggal nunggu kering lukanya aja. Jalan aspal di depan rumah terangkat dan retak, pagar rumah sedikit rusak. barang2 didapur roboh. mesin cuci lemari makan, dispenser, kulkas semua tergeletak.

beberapa menit kemudian kepanikan melanda karena dikhawatirkan akan terjadi tsunami. Semua warga mulai berlarian menuju kota padang bagian timur. sampai kemacetan terjadi dimana2. Hirup pikuk antara kendaraan dan pejalan kaki berjalan nggak karuan. Alat komunikasi yg bisa di pakai saat itu hanya Flexi dan XL. nomor lain langsung ngedrop. Listrik juga langsung mati total karena banyaknya gardu listrik yang roboh, bahkan traponya banyak yang jatuh. Nggak bisa komunikasi kemana2, sekali waktu nomor XL dan flexi dapat digunakan hanya untuk bertanya dan mencari tahu sumber gempa kepada teman2 di luar kota, sayangnya jawaban mereka lambat. telpon sana sini nggak bisa dapat jawaban pasti sampai semua batre ngedrop.

BloodForLife

lagi-lagi mbak Silly menampar saya dengan postingan-postingannya di blog2nya...
huff.. but thanks so much mbak dah bikin mata saya ini melek.. *dari yg tdnya ngatuk2 mulu..maklum byk lembur abis bersuamiyihaa..

saya kurang mampu mengungkapkannya dengan bahasa saya sendiri soal postingannya yang menampar saya kali ini.. tp kamu-kamu boleh liat sendiri deh disini

ehhhhhhhhhh tp warning nih: ati-ati klo ndak seksama bisa ikutan ngira ini dorongan sesat... :D

kalimat mbak silly yang ini membuat saya tertegun itu, "dengan berbuat sesuatu untuk sesama, aku akan bisa tersenyum saat meninggalkan dunia ini ketika sang empunya hidup memanggilku kembali.."
oh God, apa yang sudah saya perbuat untuk negeri ini?
apa yang udah saya perbuat untuk sesama?
apa yang sudah saya perbuat untuk menyenangkan hati Tuhan dengan memungsikan berbagai pemberianNya yang gratisan ini?
Coba pikirkan, darah = gratis, nafas = gratis, semua organ-organ di tubuh kita gratis Tuhan kasih.. Lalu kenapa kita harus berpelit-pelit ria untuk berbagi dengan sesama kita yang membutuhkan setetes darah demi hidupnya?

oh Tuhan, betapa berdosanya saya sudah mengharamkan DONOR DARAH selama hidup saya..
padahal itu sangat berarti bagi mereka yang sedang meregang nyawa di rumah sakit..
alasan saya tentang kebencian saya dengan "pendonoran darah gratis tp pada akhirnya di komersialkan oleh pihak tertentu" membuat saya menutup mata dengan sekeliling saya..

saya tau sekarang bukan waktunya lagi..
its time to care..
mari satukan darah kita dari sabang sampai merauke (ngutip ceramahan mbak silly.. he he he)...

karena kita adalah SATU!!!

ps: mbak silly emang jagoan deh membakar semangat hhahahaha..dan memang saya sangat mengidolakan ibu-ibu ini... peluk sayang untuk mbak silly

dan inilah komen ndak penting saya di postingan tersebut:
Lizzie,
— 13 Augustus 2009 jam 2:02 pm

Mbak Silly, you are really open my mind…
gilakk… semakin hari kekagumanku pada dirimu smakin tinggi.. nanjak terussss…hahahaha
cipika..cipiki dulu ahh..

about BloofForLife ini, sebenernya aku smpet sinis..
sungguh!
krna segala hal yg berbentuk donor darah sangat aku haramkan sejak beberapa tahun lalu..
you know why?
4 tahun lalu mamaku sakit ginjal di sebuah RS di kota Medan.. kami pontang panting cari darah di PMI… prosedur yang ribet, bayar mahal… dan ntah knapa ternyata hasilnya ada yang salah dengan darah itu.. hingga mama bukannya sembuh malah menemui ajalnya dengan biru2 dikulitnya.. ntah apa itu aku ga bener2 tau..
kami sekeluarga ikhlas dengan kepergian mama, krna itu pula kami tidak ribut tanya ini itu ke RS.. toh mungkin ini sudah jalan Tuhan.. tpi sejak itu… kami sekeluarga terutama aku meng”haram”kan bgt yg namanya donor darah…

tpi tulisan mbak silly bener2 bikin aku tertegun..
betapa aku sangat egois…

bener2 speechless nih..
tpi setelah ini, aku berniat akan mau menymbangakan darah gratisan (spt kt mbak) ini kepada sesamaku.. dan aku siap untuk ikut menyumbang kpnpun klo memang ada yang membutuhkan darahku….

Semangat teruss ya mbak..
bangsa ini bener2 butuh orang seperti mbak…
muachhh deh buat mbak silly dan teman2


kalian blh menilai betapa jahatnya saya..
http://www.emocutez.comhttp://www.emocutez.comhttp://www.emocutez.com

Cahaya Hati Boneth Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino